Kamis, 14 April 2011

MAKALAH SIKLUS MENSTRUASI

MAKALAH

SIKLUS MENSTRUASI


OLEH :
………………….





…………………………….
…………………….
……………………..




KATA PENGANTAR


Puji dan syukur kami panjatkan kehadirat Allah SWT, rahmatnya dan karuniaNyalah sehingga penulisan makalah ini yang berjudul Siklus Menstruasi dapat terselesaikan dengan baik tepat pada waktunya.
Penulis menyadari bahwa dalam penulisan makalah ini masih banyak kekurangan dan kesalahan, sehingga penulis mengharapkan kritik dan saran yang sifatnya membangun demi penyempurnaannya.
Harapan penulis, kiranya makalah ini dapat bermanfaat bagi pembaca pada umumnya dan bagi penulis pada khususnya.

…………., Februari 2011
Penulis,
DAFTAR ISI

Halaman Judul
Kata Pengantar
Daftar Isi

Bab I Pendahuluan
A. Latar Belakang
B. Permasalahan
C. Tujuan Penulisan
D. Penyebab Dan Mengatasi Nyeri Haid

Bab II Pembahasan
A. Pengertian Menstruasi
B. Proses menstruasi
C. Infeksi Selama Menstruasi

Bab III Penutup
A. Kesimpulan
B. Saran
BAB I
PENDAHULUAN


A. Latar Belakang

Pada umumnya wanita mengalami ketidaknyamanan fisik selama beberapa hari sebelum periode menstruasi mereka datang. Kira-kira setengah dari seluruh wanita menderita akibat dismenore, atau menstruasi yang menyakitkan. Hal ini khususnya sering terjadi awal-awal masa dewasa. Gejala-gejala dari gangguan menstruasi dapat berupa payudara yang melunak, puting susu yang nyeri, bengkak, dan mudah tersinggung. Beberapa wanita mengalami gangguan yang cukup berat seperti keram yang disebabkan oleh kontraksi otot-otot halus rahim, sakit kepala, sakit pada bagian tengah perut, gelisah, letih, hidung tersumbat, dan ingin menangis. Dalam bentuk yang paling berat, sering melibatkan depresi dan kemarahan, kondisi ini dikenal sebagai gejala datang bulan atau pre menstrual syndrom (PMS), dan mungkin membutuhkan penanganan medis.

Beberapa wanita mengalami sebuah kondisi yang dikenal sebagai amenore, atau kegagalan bermenstruasi selama masa waktu perpanjangan. Kondisi ini dapat disebabkan oleh bermacam-macam faktor termasuk stres, hilang berat badan, olahraga berat secara teratur, atau penyakit. Sebaliknya, beberapa wanita mengalami aliran menstruasi yang berlebihan, kondisi yang dikenal sebagai menoragi. Tidak hanya aliran darah menjadi banyak, namun dapat berlangsung lebih lama dari periode normal.

Seorang wanita jika awal kedatangan menstruasi, hal ini bisa menjadi saat yang mengecewakan baginya. Anak-anak perempuan yang tidak mengenal tubuh mereka dan proses reproduksi dapat mengira bahwa menstruasi merupakan bukti adanya penyakit atau bahkan hukuman akan tingkah laku yang buruk. Anak-anak perempuan yang tidak diajari untuk menganggap menstruasi sebagai fungsi tubuh normal dapat mengalami rasa malu dan perasaan kotor saat menstruasi pertama mereka. Mak hal ini, dibutuhkan media sebagai bahan penjelasan atau gambaran tentang siklus menstruasi agar dapat di mengerti khususnya pada wanita.


B. Rumusan Masalah
Dari uraian latar belakang di atas, maka rumusan masalah dalam makalah ini adalah bagaimana gambaran tentang siklus menstruasi.

C. Tujuan Penulisan
Tujuan penulisan dalam makalah ini adalah untuk mengetahui gambaran tentang siklus menstruasi.


BAB II
PEMBAHASAN

A. Pengertian Menstruasi

Menstruasi atau haid mengacu kepada pengeluaran secara periodik darah dan sel-sel tubuh dari vagina yang berasal dari dinding rahim wanita. Menstruasi dimulai saat pubertas dan menandai kemampuan seorang wanita untuk mengandung anak, walaupun mungkin faktor-faktor kesehatan lain dapat membatasi kapasitas ini. Menstruasi biasanya dimulai antara umur 10 dan 16 tahun, tergantung pada berbagai faktor, termasuk kesehatan wanita, status nutrisi, dan berat tubuh relatif terhadap tinggi tubuh. Menstruasi berlangsung kira-kira sekali sebulan sampai wanita mencapai usia 45 - 50 tahun, sekali lagi tergantung pada kesehatan dan pengaruh-pengaruh lainnya. Akhir dari kemampuan wanita untuk bermenstruasi disebut menopause dan menandai akhir dari masa-masa kehamilan seorang wanita. Panjang rata-rata daur menstruasi adalah 28 hari, namun berkisar antara 21 hingga 40 hari. Panjang daur dapat bervariasi pada satu wanita selama saat-saat yang berbeda dalam hidupnya, dan bahkan dari bulan ke bulan tergantung pada berbagai hal, termasuk kesehatan fisik, emosi, dan nutrisi wanita tersebut.

Menstruasi merupakan bagian dari proses reguler yang mempersiapkan tubuh wanita setiap bulannya untuk kehamilan. Daur ini melibatkan beberapa tahap yang dikendalikan oleh interaksi hormon yang dikeluarkan oleh hipotalamus, kelenjar dibawah otak depan, dan indung telur. Pada permulaan daur, lapisan sel rahim mulai berkembang dan menebal. Lapisan ini berperan sebagai penyokong bagi janin yang sedang tumbuh bila wanita tersebut hamil. Hormon memberi sinyal pada telur di dalam indung telur untuk mulai berkembang. Tak lama kemudian, sebuah telur dilepaskan dari indung telur wanita dan mulai bergerak menuju tuba Falopii terus ke rahim. Bila telur tidak dibuahi oleh sperma pada saat berhubungan intim (atau saat inseminasi buatan), lapisan rahim akan berpisah dari dinding uterus dan mulai luruh serta akan dikeluarkan melalui vagina. Periode pengeluaran darah, dikenal sebagai periode menstruasi (atau mens, atau haid), berlangsung selama tiga hingga tujuh hari. Bila seorang wanita menjadi hamil, menstruasi bulanannya akan berhenti. Oleh karena itu, menghilangnya menstruasi bulanan merupakan tanda (walaupun tidak selalu) bahwa seorang wanita sedang hamil. Kehamilan dapat di konfirmasi dengan pemeriksaan darah sederhana.


B. Proses Menstruasi

Siklus menstruasi berkaitan dengan pembentukan sel telur dan pembentukkan endometrium. Lamanya siklus haid yang normal atau dianggap siklus haid klasik adalah 28 hari ditambah atau dikurangi dua sampai tiga hari. Siklus ini dapat berbeda pada wanita yang sehat dan normal. Siklus haid mulai teratur jika wanita sudah berusia 25 tahun. Siklus ini dikendalikan oleh hormone-hormon reproduksi yang dihasilkan oleh hipotalamus, hipofisis, dan ovarium.

Fase dalam siklus haid, yaitu:
a. Fase Folikel
Pada akhir siklus menstruasi, hipotalamus mengeluarkan hormone gonadotropin. Hormone ini akan merangsang hipofisis untuk melepaskan FSH (Follicle Stimulating Hormone) atau hormone pemicu pertumbuhan folikel. Pada awal siklus berikutnya pada hari pertama sampai ke-14,folikel akan melanjutkan perkembangannya karena pengaruh FSH dalam ovarium. Setelah itu terbentuk folikel yang sudah masak (folikel de Graaf) dan menghasilkan hormone estrogen yang berfungsi menumbuhkan endometrium dinding rahim dan memicu sekresi lendir.

b. Fase Estrus
Kenaikan estrogen digunakan untuk mempertahankan pertumbuhan dan merangsang terjadinya pembelahan sel-sel endometrium uterus. Selain itu juga berperan dalam menghambat pembentukan FSH oleh hipofisis untuk menghasilkan LH (Luteinizing Hormone) yang berperan dalam merangsang folikel de graaf yang telah masak untuk melakukan ovulasi dari ovarium.
Ovulasi umumnya berlangsung pada hari ke-14 dari siklus haid. Biasanya pada setiap ovulasi dihasilkan 1 oosit sekunder.

c. Fase Luteal
LH merangsang folikel yang telah kosong untuk membentuk korpus atau uteum (badan kuning). Selanjutnya korpus ini menghasilkan progestron yang mengakibatkan endometrium berkembang tebal dan lembut serta banyak pembuluh darah. Selama 10 hari setelah ovulasi,progesterone berfungsi mempersiapkan uterus untuk kemungkinan hamil. Uterus pada tahap ini siap menerima dan member sel telur yang telah dibuahi (zigot).
Jika tidak terjadi fertilisasi corpus luteum berubah menjadi corpus albicans dan berhenti menghasilkan progesterion.

d. Fase Menstruasi / Perdarahan
Apabila fertilisasi tidak terjadi,produksi progesterone mulai menurun pada hari ke-26. Corpus luteum (badan kuning) berdegenerasi dan lapisan uterus bersama dinding dalam rahim luruh (mengelupas) pada hari ke-28 sehingga terjadi pendarahan.
Biasanya haid berlangsung selama 7 hari. Setelah itu dinding uterus pulih kembali. Selanjutnya karena tidak ada lagi progesterone yang dibentuk,maka FSH dibentuk lagi kemudian terjadilah proses oogenesis,dan siklus haid dimulai kembali. Siklus haid akan berhenti jika terjadi kehamilan.
Namun ada yang menyebutkan bahwa pada tiap siklus, dikenal dengan 3 masa utama,yaitu:

a. Masa haid selama 2 sampai 8 hari
Pada waktu itu endometrium dilepas, sedangkan pengeluaran hormon-hormon ovarium paling rendah (minimum).

b. Masa proliferasi sampai hari ke-14
Endometrium tumbuh kembali, disebut juga endometrium melakukan proliferasi. Antara hari ke-12 sampai ke-14 dapat terjadi pelepasan ovum dari ovarium yang disebut ovulasi.

c. Masa sekresi
Terjadi perubahan dari korpus rubrum menjadi korpus luteum yang mengeluarkan progesterone. Di bawah pengaruh progesteron ini,kelenjar endometrium yang tumbuh berkelok-kelok mulai bersekresi dan mengeluarkan getah yang mengandung glikogen dan lemak. Pada akhir masa ini stroma endometrium berubah kea rah sel-sel desidua, terutama yang berada di seputar pembuluh-pembuluh arterial. Keadaan ini memudahkan adanya nidasi (menempelnya ovum pada dinding rahim setelah dibuahi).


C. Infeksi Selama Menstruasi

Setiap wanita akan mengalami ketidaknyamanan fisik selama proses pembuangan dari dalam rahim yang lebih kerap di kenai dengan proses menstruasi. Menstruasi merupakan proses yang dialami tubuh dalam mempersiapkan diri untuk kegiatan produktifitas selanjutnya.
Proses menstruasi yang teratur merupakan tanda utama kesehatan dan kesuburan produktifitas pada tubuh setiap wanita - Suatu proses alamiah yang telah berlangsung sejak zaman dahulu.
Oleh karena itu, proses menstruasi pada wanita kerap dianggap sebagai sesuatu yang dianggap suci dan patut di hormati.

Gejala umum infeksi bakteria yang sering dijumpai selama menstruasi:
a. Demam
b. Radang pada permukaan vagina
c. Gatal-gatal pada kulit
d. Radang vagina
e. Radang Servik (Rongga Mulut Rahim)
f. Radang Selaput Rahim
g. Leucorrhea / Keputihan
h. Rasa panas atau sakit pada bagian bawah perut
i. Demam, pusing dan mual, sering buang air kecil, rasa sa kit saat buang air kecil, nyeri/sakit pada bagian pinggang dan kelelahan juga merupakan berbagai gejala infeksi bakteria selama menstruasi yang dapat menyebabkan penyakit kandungan yang lebih serius.

Mengapa wanita mudah terjangkit infeksi bakteria selama menstruasi?
Itu dikarenakan lebih kurang sebanyak 107 bakteri per sentimeter persegi ditemukan diatas pembalut wanita biasa, kondisi demikianlah yang membuat pembalut biasa menjadi sarang pertumbuhan bakteri merugikan walau hanya setelah 2 jam pemakaian.

Kesalahan yg kerap dilakukan saat pemakaian pembalut wanita :
a. Membuka dan memasang pembalut tanpa mencuci tangan terlebih dahulu
b. Menyimpan pembalut ditempat lembab seperti kamar mandi
c. Menggunakan pembalut yg telah kadaluarsa
d. Pemilihan pembalut tanpa mempertimbangkan kualitas pembalut
e. Memakai pembalut yg mengandung bahan penghilang bau atau pewangi
f. Pemakaian pembalut yg terlalu lama



D. Penyebab Dan Mengatasi Nyeri Haid

Nyeri haid sering terjadi selama periode menstruasi wanita. Hal ini biasanya terjadi kapan saja dari hanya setelah ovulasi sampai akhir menstruasi. Nyeri haid kebanyakan terjadi di wilayah perut bagian bawah baik secara terpusat (suprapubik atau pusat) atau pada samping dan dapat menyebar ke paha atau punggung bagian bawah. Rasa sakit, cenderung mereda secara bertahap sampai masa menstruasi berakhir.

Pada bagian awal dari siklus menstruasi tubuh wanita secara bertahap mempersiapkan dinding rahim untuk kehamilan dengan proses penebalan lapisan dalam rahim. Setelah ovulasi, jika pembuahan tidak terjadi, lapisan dalam tersebut akan dikeluarkan dari tubuh melalui menstruasi. Selama proses ini jaringan akan mengalami kerusakan dari memproduksi senyawa kimia seperti prostaglandin, yang menyebabkan dinding otot rahim berkontraksi dan kontraksi ini membantu untuk membersihkan jaringan dari rahim melalui vagina dalam bentuk aliran menstruasi . Namun, kontraksi ini juga cenderung untuk membuat pembuluh darah dari rahim menyempit, sehingga mengurangi pasokan oksigen ke rahim, dan ini mengakibatkan rasa sakit yang luarbiasa seperti kram saat menstruasi. Proses ini terjadi pada setiap wanita yang menstruasi, maka banyak perempuan biasanya mengalami beberapa tingakatan nyeri selama periode menstruasi mereka dan ini tidak selalu normal. Rasa nyeri saat haid cenderung berkurang dengan bertambahnya umur dan juga jumlah anak yang dilahirkan. Namun, ketika rasa nyeri haid terjadi secara berlebihan dan menyakitkan, atau mengganggu kegiatan sehari-hari seorang wanita, maka menjadi tidak normal dan secara medis disebut sebagai dismenorea (dysmenorrhea). Gejala lain yang dapat dikaitkan dengan dysmenorrhea termasuk mual, muntah, perubahan kebiasaan buang air besar (diare atau sembelit), sakit kepala, pusing, disorientasi, pingsan, kelelahan, dan hipersensitif terhadap suara, cahaya, bau dan sentuhan.

Sekarang, dismenorea dapat diklasifikasikan menjadi 2 jenis, primer dan dismenorea sekunder. Jenis utama mengacu pada dismenorea dengan tidak diketahui penyebabnya (yaitu penyebab fisik atau psikogenik tidak dapat ditemukan untuk rasa sakit). Jenis sekunder, umumnya dapat disebabkan oleh beberapa kondisi medis berikut (tidak hanya terbatas pada kondisi dibawah):
a. Penyakit radang panggul
b. Penyakit seksual menular
c. Fibroid
d. Alat Kontrasepsi yang terbuat dari tembaga
e. Kista ovarium
f. Endometriosis
g. Premenstrual syndrome (PMS)
h. Stres dan kecemasan

Pengobatan dismenorea mencakup pengobatan rasa sakit yang ditimbulkan serta terapi khusus untuk mengetahui penyebabnya dismenorea.

Pengobatan Rasa sakit mencakup:
a. Terapi obat – memberikan jenis obat tertentu yang diketahui efektif terhadap nyeri haid
b. Obat anti-inflamasi non-steroid seperti ibuprofen, piroksikam, diklofenak, dll
c. Resep penghilang rasa sakit lainnya, seperti pentazocine, codeine tramadol,, dll
d. Kontrasepsi hormonal (pil KB)
e. Minum minuman hangat
f. Mandi air hangat
g. Meletakkan bantal pemanas (heating pad) di perut bagian bawah
h. Melakukan pijat ringan dengan ujung jari secara melingkar di atas perut bagian bawah
i. Menghindari makanan berat (makan ringan namun sering)
j. Meningkatkan asupan serat makanan (mengambil lebih banyak buah, sayuran, biji-bijian, buah dll) dan mengurangi asupan garam, gula, alkohol dan (kopi) kafein.
k. Mengangkat kaki selama beberapa menit sambil berbaring atau berbaring pada satu sisi dengan lutut ditekuk kedalam
l. Berlatih teknik relaksasi

Terapi khusus meliputi semua perawatan mengetahui penyebab dismenorea sekunder seperti
a. Antibiotik, misalnya dalam pengobatan penyakit seksual menular atau radang panggul
b. Bedah, misalnya untuk fibroid, kista ovarium, dll
c. Terapi hormonal, misalnya dalam mengobati endometriosis
d. Anti-depressants, misalnya dalam mengatasi PMS
e. Suplemen gizi, misalnya tiamin (vitamin B1), magnesium, vitamin E, seng, omega-3 asam lemak, dll, telah terbukti untuk menghilangkan atau mengurangi nyeri haid, terutama pada dismenore primer. Tiamin, pada banyak wanita, telah terbukti memberikan hasil positif mengatasi dismenorea primer, karena tidak hanya menekan rasa nyeri belaka.



BAB III PENUTUP

A. Kesimpulan

Siklus menstruasi berkaitan dengan pembentukan sel telur dan pembentukkan endometrium. Lamanya siklus mesntruasi yang normal atau dianggap siklus haid klasik adalah 28 hari ditambah atau dikurangi dua sampai tiga hari. Siklus ini dapat berbeda pada wanita yang sehat dan normal. Siklus menstruasi mulai teratur jika wanita sudah berusia 25 tahun. Siklus ini dikendalikan oleh hormone-hormon reproduksi yang dihasilkan oleh hipotalamus, hipofisis, dan ovarium.

Fase dalam siklus menstruasi, yaitu:
a. Fase Folikel
b. Fase Estrus
c. Fase Luteal
d. Fase Menstruasi / Perdarahan

B. Saran
Disarankan kepada semua wanita agar mengetahui dan bagaimana caranya menghadapai masa menstruasi.





DAFTAR PUSTAKA

Anonim, http://ibibblog.blogspot.com.

Anonim, http://diarykiranti.com.

Anonim, www.supportliving.com.

Anonim, http://dunia-ibu.co.cc.

Anonim, www.kesrepro.info.


Selasa, 12 April 2011

Doa untuk saudara/i ku

Bismillahirrahmanirrahiim
Alhamdulillahirabbil
'alamiin
Allahumma Shalli 'Alaa
Sayyidina Muhammad Wa
'Alaa 'Alii Sayyidina
Muhammad.
Yaa Allah, sesungguhnya
ini adalah malam-Mu
yang telah menjelang dan
siang-Mu yang tengah
berlalu serta suara-suara
penyeru-Mu, maka
ampunilah kami.
Ya Allah, jauhkanlah kami
dari kesalahan-kesalahan
kami sebagaimana telah
Engkau jauhkan antara
Timur dengan Barat. Ya
Allah bersihkanlah diri
kami dari kesalahan-
kesalahan sebagaimana
telah Engkau bersihkan
baju putih dari kotoran.
Ya Allah, cucilah diri kami
dari kesalahan-kesalahan
kami dengan air, es, dan
embun."
Yaa ad-Darr, Engkau
pemilik dari segala
penyakit, sembuhkanlah
saudara-saudara kami
yang sakit, jadikanlah
sakitnya kifarat menuju
kesucian jiwanya, Yaa
Razzaq, Engkau pemilik
kunci segala rezeki,
lapangkanlah rejeki
saudara-saudara kami
yang kesulitan, Ya Allah,
Kami berlindung
kepadaMu dari
menghilangnya
nikmatMu, berpindahnya
keselamatanMu,
kedatangan adzabMu
yang tiba-tiba, dan dari
segala kemurkaan-Mu.
Amin
Yaa Rahman Yaa Rahiem
Yaa Rabbul 'alamin, beri
kami kekuatan menjalani
hari ini, sebagaimana
Engkau memberikan
kekuatan semangat
kepada Rasul kami.
Dengan namaMu aku
berbaring, dengan
namaMu aku bangkit,
Jika Engkau tahan jiwaku,
maka rahmatilah ia, dan
jika Kau biarkan nyawaku
hidup maka jagalah ia
dengan apa yang
dengannya Engkau
menjaga hamba-
hambamu yang shalih.
Yaa Muhyi, Engkau yang
memberi kehidupan, Kau
yg menurunkan hujan,
jadikanlah itu rahmat
bagi kami.
Yaa Aziz, Yaa Rabb,
jadilah pelindung kami,
tariklah kami dari
kegelapan menuju ke
dalam cahayaMu, seperti
Engkau menganugerahi
kami dengan Cahaya
matahari pagi yang
begitu cerah ini,
tuntunlah kami dari pagi
ini sampai sore nanti ke
jalan yang lurus, seperti
Engkau menuntun
jalannya matahari dari
masyrik sampai
maghrib.... Taqabbal ya
Aziz, taqabbal ya Kariem
Yaa Rabb al Falq, lindungi
kami dari kejahatan yang
dibawa malam, karena
Engkaulah penguasa
malam, Yaa Rabb yang
memiliki keluasan
rahmat, terimalah kami
dihadapanmu malam ini,
sambutlah kami sebagai
hamba yang Engkau
Ridhai dan kami ridha
kepada Engkau, baik
Engkau kembalikan
maupun Kau tahan jiwa
kami. Yaa Aziz, Yaa
Hakim.
Ya 'aliy, ya adzim, ya
halim, ya alim anta rabbi,
tundukkan lautan
kehidupan kami seperti
Kau tundukan lautan
pada nabi Musa,
tundukan api amarah
kami seperti Kau
tundukkan api pd nabi
Ibrahim, tundukkan
kekerasan hati kami
seperti Kau tundukkan
Besi pd nabi Daud,
tundukan bisikan nafsu
kami seperti Kau
tundukan angin & Jin pd
nabi Sulaiman wahai
Tuhan yg kekuasaannya
meliputi segala sesuatu,
Kaf, Ha' Ya' 'Ain Shad.
Ya Allah! Tunjuki kami
sebagaimana orang yang
telah Kau beri petunjuk,
lindungi kami
sebagaimana orang yang
telah Engkau lindungi,
sayangilah kami
sebagaimana orang yang
telah Engkau sayangi.
Berkahi apa yang Kau
berikan kepada kami,
jauhkan kami dari
kejelekan yang Kau
takdirkan, sesungguhnya
Engkau yang
menjatuhkan qadha.
Sesungguhnya orang yang
Kau bela tidak akan
terhina, dan yang Kau
musuhi tidak akan mulia.
Ya tuhan kami, mudahkan
segala urusan kami,
hingga tenang hati &
tubuh kami, bersama
kedamaian dan kebajikan
dlm urusan agama dan
dunia kami. Dan jadilah
teman perjalanan kami,
jadilah pelindung rakyat
kami dan padamkan
wajah-wajah musuh kami
dan palingkan wajah
mereka sehingga tidak
bergerak kearah kami.
Yaa Allah, Engkau yang
menidurkan kami di
malam hari dan Engkau
mengetahui apa yang
kami kerjakan di siang
hari, dan Engkau
bangunkan kami di siang
hari, maka sempurnakan
umur kami yang telah
Kau tentukan, agar kami
kembali kepadaMu
dengan sempurna dan
masukkan kami sebagai
orang yang berbakti.
Yaa Rabbana... Engkau
Istirahatkan kami dalam
tidur kami, Engkau
lindungi kami dengan
malam-malam kami,
maka berkahilah siang
kami untuk mencari
penghidupan.
Ya allah, sepanjang hari
ini Engkau limpahkan
kepada kami kenikmatan,
kesehatan dan
perlindungan, maka
sempurnakanlah
kenikmatan, kesehatan
dan perlindunganmu di
dunia dan di akhirat.
Aamiin... Aamiin.., Ya
Rabbal 'alamiin
*Hak cipta milik Allah
Swt, karenanya jika
dalam tulisan ini terdapat
kebenaran dan
kemaslahatan, maka
dianjurkan untuk
menyebarluaskannya
sebagai amal jariyah.
Tanpa perlu izin dari
penulisnya.
Jazakumullahu khairan
katsiran*